PSIKOBLOGI

ngobrol ngalor ngidul dengan psikologi

Butiran Debu

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 09 November 2012
di Puisi - 0 komentar

Aku bagaikan butiran debu... yang selalu melantang dalam surupnya padang.   Aku bagaikan butiran debu... yang terkikis, dari besar menjadi titik-titik tak berarti.   Aku bagai butiran debu... yang selalu terbang, saat angin menyapu diriku.   Aku bagai butiran debu... yang ri ...

PUISI: Surat Cinta untuk Wanita

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 26 August 2012
di Puisi - 0 komentar

Saat rasa ini terbit, siapakah gerangan yang  aku akan unjukkan? Bukanlah sebuah kebohongan, bahwasannya aku adalah sebuah medan magnet utara. Yang senantiasa tertarik ketika kedekatan denga kutub selatan.   Aku tidak bisa menyangka, saat kesempatan-kesempatan itu muncul, lekat-lekat m ...

PUISI: M-A-U-T binti M-A-T-I

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 26 August 2012
di Puisi - 0 komentar

Sekalipun surat tersirat Takan pernah untuk kedua kali Sirat tersurat   Maka tubuh menggeliat Menghentak-hentak Nafas meronta tanpa jeda Dan tatapan mendelik tajam   Tidak ada sampan Untuk berlayar dua kali Untuk kembali Seterusnya dan sekekalnya Surat yang tergurat Di dalam ...

PUISi: Ibu

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 26 August 2012
di Puisi - 0 komentar

Dimana pun lesu atau letih Tidak akan pernah terlontar dari sudut bibir Kata-kata kesah...   Saat mataku tertutup Dengan sigap setelah kokok berbunyi Segera berkemas Pergi menantang remangnya pagi   Dan aku pulang bersama terik Menambatkan bayangan tergelincir Kerutan bibir berc ...

PUISi: Bosan!!!

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 26 August 2012
di Puisi - 0 komentar

Terpaku, termangu, dan membisu Bersama datangnya sang waktu Berjalan dalam setiap sekonnya.   Lagi, lagi, dan lagi Tak ada jalan baru yang ku lewati Cuma itu-itu saja!   Dahulu, sekarang, mungkin akan datang. Semuanya berjalan seolah tak ada perubahan Terus bergerak bersama hal-h ...

Puisi: Bebaskan!!

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 26 August 2012
di Puisi - 0 komentar

Katakanlah... Seandainya hatimu berdalih "hatiku tak sehatimu."   Biarkan aku terbebas Lepas landas Dari belenggu   Biarkan aku berjalan Dari beban Hingga ketenangan Selalu di hadapan   Biarkan aku berhirup Tanpa sesak pikiran Yang akan meringankan   Bebaskanlah! ...

_C_A_N_T_I_K_

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 09 July 2012
di Puisi - 0 komentar

Cantik... ia, tidak hanya menarik. tidak, tapi dia juga cerdik. tida juga, dan dia juga unik. ...

PUISI: Dengan Tuhan Aku Bicara

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 11 June 2012
di Puisi - 0 komentar

Tuhan...Aku tahu, dunia ini begitu kelam. Hanya kebencian dan keserakahan yang tiap kali jadi makanan. Dan aku pun tahu, anak-anak di sana penuh ratap dan tangis, di sana Tuhan, di bawah kolong jembatan. Mereka berkeliaran di jalan-jalan, seputar kelokan, dan Tuhan di sana mereka tanp ...

Puisi: Tanpa Judul

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 25 April 2012
di Puisi - 1 komentar

Tuhan... Izinkan aku... Bila cinta telah merekah... jadikanlah ia menjadi pengisi hatiku   Tuhan izinkan aku Bila kuasa tidak berdaya bagiku Mudahkanlah jalanku   Tuhan izinkan aku jika semua ini telah menjadi takdirku jadikanlah itu menjadi sesuatu yang terbaik bagiku, meski ...

Lupakan...!

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 19 March 2012
di Puisi - 0 komentar

(Dibuat oleh: Dahlan Iskan)   Lupakan jasa ITU Lupakan pujian ITU Jasa dan pujian setahun 2010 itu Atasi krisis seluruh negeri Krisis listrik yang akut Yang luas Yang meresahkan rakyat jelata Sampai pun ke pusat kekuasaan di istana   Lupakan pujian ITU Pujian yang menggetarkan ...

JINGGA OH JINGGA!!

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 12 October 2011
di Puisi - 0 komentar

Jingga... tidak selamanya memerah dalam balutan marun yang menggairahkan. Tidak juga menguning, yang selalu beridentik dengan kehangatan. Kadang aku melihatnya di jalan, jembatan, tempat-tempat pelacuran, dan juga di pengajian. Ada selalu dalam gelora masa yang terbakar amarah dan hasutan. Perlu ...

BUNUH DIRI

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 12 October 2011
di Puisi - 0 komentar

  Dari lembar kaki mati Terusikkan suasana diri Rindukah...                                 Mungkin dalam benakku bertanya-tanya   ...