PSIKOBLOGI

ngobrol ngalor ngidul dengan psikologi

kurban

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 29 October 2012
di Umum - 0 komentar

Berabad-abad lamanya, sebuah kisah yang penuh hikmah telah memberikan sebuah pencerahan kepada umat manusia. Tentang arti sebuah cinta dan pengorbanan. Hingga sekarang ajarannya terus saja terefleksikan dalam ibadah kurban. Ibrahim dalam masa kenabiannya, terus saja mendapatkan ujian yang Allah berikan. Tidak ayal, beliau lalui dengan penuh keikhlasan. Ujian-ujian yang telah mengantarkannya kepada keutamaan-keutamaan yang Allah gelarkan kepadanya. Selain tersemat sebagai salah satu rasul ulul azmi, Allah pun memberikan kenabian dan kerasulan terakhir bersasal dari keturunannya. Sudah sangat familiar, betapa kesabarannya dalam menghadapi ujian terbaca dan terteladani dari kisah-kisah yang terdapat dalam Alquran. Sejak istri pertamanya yang belum juga dikarunia kehadiran seorang anak pun dari istri bernama Hajar, hingga akhirnya beliau menikah dengan pembantunya yang bernama Sarah. Saat sang ibunda Hajar dikarunia oleh Allah kepercayaan berupa lahirnya seorang putera, Allah tetap mengujinya dengan memerintahkannya untuk mengantarkan Hajar beserta anaknya yang baru lahir untuk dihjrahkan ke sebuah tempat. Sebuah tempat yang tidak ada penduduk sama sekali, bahkan untuk seteguk air pun sangat sulit untuk ditemui. Hingga beranjak anak-anak pun, Allah memberikan perintah kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya Ismail. Suatu ujian yang sungguh berat. Ujian yang mengatasnamakan cinta dan keikhlasan. Hingga segala kisahnya, memberikan sebuah hikmah dan percontohan ibadah yang masih dilakukan hingga kini. Banyak hikmah yang terkandung di dalam kisah Ibrahim dan kehidupannya. Bagaimana beliau mengutamakan cinta kepada Allah dibanding cintanya sebagai seorang ayah kepada anaknya. Bagaimana kesabarannya untuk rela menjalankan segala perintah Allah, dengan mengabaikan batas-batas manusiawinya, demi cintanya kepada Sang Khalik. Suatu refleksi suci tentang cinta, keikhlasan, kesabaran, dan perjuangan. Semoga kita bisa meneladani semua yang beliau tuntunkan.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :