PSIKOBLOGI

ngobrol ngalor ngidul dengan psikologi

PUISI: Surat Cinta untuk Wanita

diposting oleh ceplukim-fpsi10 pada 26 August 2012
di Puisi - 0 komentar

Saat rasa ini terbit, siapakah gerangan yang  aku akan unjukkan?

Bukanlah sebuah kebohongan, bahwasannya aku adalah sebuah medan magnet utara.

Yang senantiasa tertarik ketika kedekatan denga kutub selatan.

 

Aku tidak bisa menyangka, saat kesempatan-kesempatan itu muncul, lekat-lekat mataku mengawasinya, tidak kuasa keangkuhanku menahannya.

 

Adalah selaksa keindahan yang terselimutkan, bahwa sesungguhnya kau menyimpan semuanya.

 

Bisakah jika kau berbagi akan rahasia yang kau sembunyi?

Selama dan sejauh ini, aku hanya dapat mengecup harumnya keindahan yang kau miliki.

 

Hanya secuil dari sekian menggunungnya dari luar dirimu, hanya sebatas luarnya saja.

 

Dapatkah kau berbagi lebih dalam? atas gairah yang meluap-luap di dalam darahku, bisakah sedikit saja kau mengerti!

 

Ada saja madu yang kau keluarkan

untuk memabukkan jiwaku yang terlena.

 

Wahai sang putri malam, dalam mimpi-mimpiku hadirkanlah setiap gemulai tubuhnya, agar aku bisa merasakan derasnya cinta ynag dia miliki.

 

Cinta yang tak legam oleh waktu dan pudar oleh zaman, yang terus mengalir melewati setiap parit-parit kehidupan yang terus berjalan.

Mengalir dalam terjalnya batuan dan bau tanah yang menyengat ke dalam setiap hidupan kehidupan.

 

Wahai wanita, bukalah mahligai auramu, izinkan aku memasukinya, untuk mengecap bau harum keindahan yang kau miliki lalu seumbunyi.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :